Cara Menampilkan Suhu Sensor LM35 Arduino
Dalam bidang elektronika, terutama pada proyek-proyek berbasis mikrokontroler seperti Arduino, ESP32, atau Raspberry Pi, pengukuran suhu merupakan salah satu aspek penting dalam kontrol lingkungan. Salah satu sensor yang paling populer digunakan adalah LM35. Sensor ini memiliki bentuk yang sederhana, harga yang terjangkau, dan kemudahan dalam pemasangan, menjadikannya sangat cocok bagi pemula hingga kalangan profesional.
Apa itu Sensor LM35?
LM35 adalah sensor suhu analog yang diproduksi oleh Texas Instruments. Sensor ini dirancang untuk memberikan output tegangan yang proporsional secara linear terhadap suhu dalam derajat Celcius. Setiap perubahan suhu sebesar 1°C akan menghasilkan perubahan tegangan sebesar 10 milivolt (mV).
Sebagai contoh, ketika suhu yang terukur adalah 25°C, maka output dari sensor ini adalah sekitar 250 mV. Sinyal inilah yang kemudian bisa dibaca oleh pin analog dari mikrokontroler.

Spesifikasi Utama LM35
Sensor ini memiliki berbagai spesifikasi teknis yang mendukung akurasi dan efisiensi pengukuran suhu:
- Rentang tegangan kerja: 4V hingga 30V
- Rentang suhu: -55°C hingga +150°C
- Akurasi: ±0.5°C pada suhu 25°C
- Output: Tegangan analog linear (10 mV/°C)
- Bentuk fisik: TO-92 (seperti transistor)
- Konsumsi daya: Sangat rendah
Susunan dan Fungsi Pin LM35, Sensor LM35 memiliki tiga pin utama:
- VCC (Pin 1) – Tegangan masukan (biasanya 5V dari Arduino)
- Output (Pin 2) – Output analog berupa tegangan yang mewakili suhu
- GND (Pin 3) – Ground atau massa sistem
Cara Kerja Sensor LM35
Cara kerja LM35 sangat sederhana namun efektif. Sensor ini menggunakan sifat termal dari material semikonduktor. Ketika suhu berubah, sifat konduktivitas bahan juga berubah, dan ini dikonversi menjadi sinyal listrik oleh rangkaian internal sensor.
Rumus dasar untuk membaca suhu dari output LM35 adalah:
Suhu (°C) = Tegangan output (mV) / 10
Misalnya, jika tegangan yang keluar dari pin output adalah 370 mV, maka suhu yang terukur adalah sekitar 37°C.

Cara Pemasangan Sensor LM35 dengan Arduino
Berikut adalah panduan singkat dalam memasang sensor LM35 ke Arduino:
Peralatan yang Diperlukan:
-
Sensor LM35
-
Arduino Uno atau sejenis
-
Kabel jumper
-
Breadboard (opsional)
-
USB kabel untuk menghubungkan Arduino ke komputer
Langkah-langkah:
-
Sambungkan pin VCC LM35 ke 5V Arduino.
-
Sambungkan pin GND LM35 ke GND Arduino.
-
Sambungkan pin Output LM35 ke pin analog A0 pada Arduino.
-
Tulis program Arduino untuk membaca nilai analog dari pin A0, konversikan ke suhu.
Contoh kode dasar Arduino:
int sensorPin = A0;
float suhu;
void setup() {
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
int nilaiAnalog = analogRead(sensorPin);
float tegangan = nilaiAnalog * 5.0 / 1023.0;
suhu = tegangan * 100;
Serial.print("Suhu: ");
Serial.print(suhu);
Serial.println(" C");
delay(1000);
}
Kode ini akan menampilkan suhu dalam derajat Celcius di Serial Monitor setiap 1 detik.
Keunggulan Sensor LM35
✅ Tidak memerlukan kalibrasi eksternal
✅ Akurasi cukup tinggi untuk keperluan umum
✅ Mudah diintegrasikan dengan mikrokontroler
✅ Harga ekonomis
✅ Konsumsi daya rendah
Kekurangan Sensor LM35
⚠️ Rentan terhadap gangguan sinyal jika kabel terlalu panjang
⚠️ Membutuhkan ADC (Analog to Digital Converter), tidak cocok untuk sistem digital murni
⚠️ Tidak tahan terhadap lingkungan ekstrem atau getaran tinggi
Aplikasi Sensor LM35
LM35 banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti:
-
Sistem pendingin otomatis
-
Alat pemantau suhu ruangan
-
Proyek IoT untuk monitoring lingkungan
-
Termometer digital sederhana
-
Kendali suhu pada incubator atau green house
Kesimpulan
Sensor LM35 merupakan solusi sederhana namun sangat efektif untuk pengukuran suhu berbasis mikrokontroler. Dengan instalasi yang mudah dan hasil pembacaan suhu yang akurat, sensor ini sangat cocok digunakan dalam berbagai eksperimen dan proyek elektronika.
Baik digunakan oleh pelajar, mahasiswa, maupun teknisi, LM35 adalah pilihan tepat untuk mengenal dunia sensor suhu dan kontrol lingkungan.